Mendagri Terbitkan SE Kerja Bakti Dua Kali Sepekan
Jakarta : Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian akan menerbitkan surat edaran (SE) yang menginstruksikan seluruh pemerintah daerah melaksanakan kerja bakti atau korve secara rutin. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung dua kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Jumat.
![]() |
| Mendagri Pemda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden, Senin 2 Februari 2026 (Foto: Puspen Kemendagri) |
“Saya nanti akan mengeluarkan surat edaran untuk pembersihan sampah. Kemudian gerakan untuk korve itu dilakukan secara rutin,” ujar Mendagri Tito di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 9 Februari 2026.
Menurutnya, kerja bakti tidak hanya dilakukan di lingkungan kantor pemerintahan, tetapi juga di area sekitar. Ia menegaskan kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara serentak dari tingkat provinsi hingga desa.
“Jadi ada korve serentak, mulai dari provinsi mengerjakan dinas-dinasnya. Kemudian kabupaten/kota dengan dinas-dinasnya, kecamatan, desa,” ucapnya.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya berjanji menyelesaikan persoalan sampah di Indonesia. Presiden menyebut seluruh tempat pembuangan akhir (TPA) di Tanah Air diperkirakan akan mengalami kelebihan kapasitas atau overcapacity pada 2028.
Presiden juga meminta keterlibatan aktif seluruh elemen, termasuk TNI dan Polri, dalam kegiatan korve pembersihan sampah. Ia menekankan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
“Gubernur, bupati, SMA, SMP, SD, di bawah kendali saudara, apa sih susahnya sih?. Entah hari Sabtu, hari Jumat, semuanya sekolah kumpul, ayo kita bersihkan ramai-ramai,” kata Presiden.
Presiden bahkan menegaskan akan memerintahkan aparat kewilayahan jika kepala daerah tidak dapat melaksanakannya secara langsung. “Kalau bupati dan gubernur tidak bisa, saya perintah dandim, danrem, kepolisian kerahkan korve. Korve, korve, korve,” ujarnya.
Pemerintah berharap gerakan kerja bakti rutin ini dapat meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat. Sekaligus menekan persoalan sampah yang kian mengkhawatirkan di berbagai daerah.(*)
